Bupati Anwar Sadat Buk...

Bupati Anwar Sadat Buka Seminar MUI Tanjab Barat: Bangun Sinergi Suami-Istri Hadapi Tantangan Era Digital

Ukuran Teks:

Kuala Tungkal, 13 November 2025 – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi membuka Seminar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanjung Jabung Barat bertema “Sinergi Suami Istri dalam Rumah Tangga di Zaman Siap Saji: Perspektif Hukum Keluarga Islam”. Acara yang digelar di Aula IAI An-Nadwah Kuala Tungkal, Kamis (13/11), ini menjadi wadah inspiratif bagi masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah gempuran digitalisasi dan budaya konsumtif.

Dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta wakilnya, Ketua MUI atau perwakilan, Ketua Yayasan An-Nadwah, Wakil Rektor III IAI An-Nadwah, para ketua organisasi perempuan se-Tanjung Jabung Barat, narasumber, panitia, serta tamu undangan lainnya, seminar ini menarik perhatian luas. Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran yang melampaui kuota, dengan sekitar 114 orang hadir—melebihi target awal 100 peserta—mayoritas utusan dari organisasi wanita seperti Muslimat NU, Aisyiyah, dan Fatayat.

Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menekankan bahwa sinergi suami dan istri dalam perspektif hukum keluarga Islam bukan sekadar pembagian tugas, melainkan penyatuan visi dan nilai untuk membangun rumah tangga sakinah, mawaddah, warahmah. “Suami bukan hanya pemimpin, tapi juga pelindung dan pendidik. Istri pun bukan sekadar pendamping, melainkan penyeimbang, penguat, dan sumber ketenangan,” ungkapnya. Ia menambahkan, keluarga yang harmonis menjadi madrasah pertama bagi generasi berakhlak mulia dan berdaya saing.

Menyoroti tantangan modern, Bupati mengingatkan akan erosi nilai keluarga akibat media sosial dan gaya hidup “siap saji” yang instan. “Kita harus kembalikan keluarga sebagai pusat nilai, bukan hanya tempat tinggal,” tegasnya. Ia juga memuji peran MUI melalui Komisi Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga dalam menyebarluaskan Fiqh Al-Usrah—ilmu keluarga berbasis maqashid syariah—untuk navigasi kehidupan kontemporer tanpa kehilangan akar spiritual.

Narasumber utama, Prof. Dr. Yuliatin, S.Ag., M.H.I., guru besar UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, turut menyampaikan apresiasi mendalam. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Ketua MUI Tanjung Jabung Barat yang memberi kesempatan berbagi ilmu. Salam hangat untuk beliau, semoga sinergi ulama dan umara perkuat keluarga kita,” katanya. Pemaparannya menawarkan strategi praktis, seperti integrasi nilai Islam dalam literasi digital dan penguatan ekonomi syariah untuk rumah tangga tangguh.

Sesi diskusi berlangsung hangat dan interaktif, dengan peserta aktif bertukar pengalaman menghadapi dinamika keluarga era digital. Meski waktu terbatas, panitia fasilitasi kelanjutan dialog melalui kontak langsung Prof. Yuliatin, memastikan ilmu seminar tak berhenti di tempat.

Bupati menutup sambutannya dengan harapan seminar ini melahirkan rekomendasi edukatif dan kebijakan sosial-keagamaan untuk ketahanan keluarga Tanjab Barat. “Atas nama Pemkab, saya dukung penuh kegiatan MUI. Keharmonisan rumah tangga adalah fondasi masyarakat sejahtera,” pungkasnya.

Acara ini membuktikan komitmen Tanjung Jabung Barat dalam pemberdayaan keluarga berbasis Islam, relevan bagi siapa pun yang ingin bangun rumah tangga resilien. Pantau update MUI Tanjab Barat untuk kegiatan serupa, dan bagikan pengalaman Anda dalam sinergi suami-istri di era digital.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan